Showing posts with label FOTOGRAFI. Show all posts
Showing posts with label FOTOGRAFI. Show all posts

16 July 2016

Eksplorasi Sisi Berikut Jika Ingin Foto Anda Terlihat Menonjol dan Tak Seragam

akangrifan.net - Salah satu "penyakit" dalam fotografi adalah terciptanya foto-foto yang mirip, identik, sudut pandang hampir sama bahkan bisa jadi mirip dengan kartu pos yang dijual ditempat tempat wisata. Foto-foto seperti ini jika diikutkan dalam lomba foto maupun pameran foto pasti terpinggirkan. Paling banter hanya satu foto dengan kualitas luar biasa yang diambil untuk mewakili.

Masih ingat istilah dalam fotografi bahwa 
Vision lebih penting daripada gear. 
Vision (cara pandang dan ide) dari fotografer yang akan menentukan apakah sebuah karya foto menjadi menonjol atau tidak, layak atau tidak. Bahkan lebih penting dari gear atau alat yang digunakan.

Vision sendiri adalah gambaran / sudut pandang unik imaginer yang ingin diciptakan seorang fotografer. Jadi jika ada yang mengatakan disana ada objek bagus, bawa kamera dan lensa ini, ambil dari sisi sini pada jam ini nanti hasilnya bagus. Artinya, itu vision orang lain. Kalau Anda olah sendiri, pikirkan sendiri, olah ide sendiri, jepret sendiri.Nah itu vision Anda sendiri.
Vision ini juga bisa diartikan melihat yang orang lain tidak melihat.
Menyadari yang orang lain tidak menyadari.

Foto foto ini bisa menjadi referensi.
Dua warga tengah berfoto dengan latar belakar kepulan asap saat kebakaran melanda sebuah pabrik di kawasan Pesing, Jakarta Barat, 13 Februari 2012. Peraih Photo of The Year 2013 dan Pemenang I Kategori Daily Life.
Foto Credit: MEDIA INDONESIA / ANGGA YUNIAR

Foto Rhein II belum terkalahkan sebagai foto termahal di dunia saat ini. Pada lelang tahun 2011, kreasi seniman Jerman Andreas Gursky itu terjual USD 4,3 juta atau sekitar Rp 58,3 miliar


Vision ini bisa juga diasumsikan ide. Ide itu mahal. Lain kepala bisa lain ide. Itulah sisi unik yang hendaknya Anda optimalkan jika ingin Foto Anda terlihat menonjol. Anda dapat membawa suasana yang Anda rasakan kepada penikmat foto Anda. Anda bisa membuat kesan foto Anda begitu dalam dan dramatis.

Kristupa Saragih, pemilik Fotografer.net yang juga sering menjadi juri lomba foto tingkat nasional ini mengatakan bahwa
Ide membedakan satu fotografer dengan fotografer lainnya. Teknik itu penting, tapi idenya yang lebih penting. Tidak semua fotografer bisa menemukan ide brilian ketika memotret satu objek.
Namun, perlu dicatat sebelumnya, bahwa ide yang baik akan mampu tertuang dalam hasil foto yang luar biasa jika:

  1. Anda menguasai teknik dasar fotografi.
  2. Perbanyak latihan dan praktik
  3. Memilih peralatan (kamera, lensa, asesoris) yang benar benar Anda kuasai.
  4. Jangan berharap mendapat banyak keberuntungan
  5. Belajar dari foto orang lain dan "Tingkatkan" selera foto Anda. 


10 May 2016

Beberapa Kerusakan Lensa Yang Umum, Penyebab dan Solusinya


Lensa adalah salah bagian dari fotografi yang punya peranan besar dalam menghasilkan gambar yang sesuai dengan feel fotografernya. Namun, jika terjadi error, fokussing yang meleset, tak bisa di auto fokus, bahkan mati total/ matot? harus bagaimana?
Ada baiknya Anda mengenali kelemahan beberapa lensa berikut, penyebabnya dan solusinya. Bagaimanapun alat elektronik suatu saat pasti ada rusaknya. Entah cepat entah lambat. Salah penyimpanan, salah penggunaan, salah pemasangan bisa jadi penyebab kerusakan.

AF (Auto Fokus) Lensa Mati :
Pada Canon 18-55 IS1, IS2, III, kelemahan utama adalah AF mati solusi Ganti kabel AF.
ERROR01, Khasnya Canon, biasanya karena aperture.
Canon 18-55 semua variant, ganti kabel aperture.
Canon 17-85, ganti kabel aperture.
Canon 55-250, sangat jarang terjadi, ganti kabel aperture.
Canon 17-55, sangat langka, apes saja, ganti kabel aperture.
Tamron 70-300, pasti akan terjadi karena desain, ganti kabel aperture.
50mm 1.8, Servis sensor aperture.
Nikkor AF 18-55, Motor AF sudah lemah, ganti motor AF.
Lensa terjatuh memiliki kemungkinan menyebabkan AF mati.

Lensa Mati Total (Matot)
50mm 1.8, Kabel motherboard.
Lensa lain ? jarang banget.

Lensa Macet
Canon 18-135, komponen internal lepas. Bongkar dan pasang.
Canon 18-200, komponen internal lepas. Bongkar dan pasang.
Canon 28-135, Second element pin salah posisi, bongkar dan pasang.
Canon 17-85, SDA.
Nikkor 18-70, Pin zoom lepas, bongkar dan pasang.
Semua Lensa, habis dibawa ke tempat berdebu. Bongkar, bersihkan.
Fokus Meleset/Tidak tajam.
Semua Nikkor akan seperti ini, kalau dibongkar tapi tidak diadjust lagi kemungkinan besar jadi tidak tajam.
Tamron 18-200 tidak bisa tajam pada 200mm
Nikkor 18-200VR I dan VR II, akan jadi tidak tajam seiring usia.
Nikkor 18-55 semua varian.
Canon 24-70L tidak tajam seiring usia.

Lensa Dihinggapi Jamur.
Musuh alami semua lensa baik canon, nikkor maupun lensa lainnya. Terutama Nikkor, karena susahnya dibongkar.
 Jadi, sayangi lensa anda, sayangi investasi anda.

by wijaya kamera

07 May 2016

10 Inspirasi Watermark Logo Untuk Fotografer (Bisa Diedit)


Watermark atau tanda air bagi seorang fotografer meskipun bukan yang utama namun cukup penting juga untuk dibuat agar menarik. Mengapa? watermark foto selain menunjukkan karakter fotografer itu sendiri juga merupakan identitas kepemilikan foto sekaligus promosi gratis.

Namun jika Anda salah memilihnya, justru bukan mempercantik foto Anda tapi malah norak/ mengurangi estetika foto Anda. Beberapa tokoh menggunakan watermark secara berbeda beda. Namun, jika dikelompokkan rata-rata menggunakan beberapa identitas berikut.
  1. Nama "Keren", nama yang dikenal orang biasanya bukan nama Asli atau nama lengkap. Kadang juga julukan.
  2. Logo dan nama. Biasanya logo khas vector yang berhubungan dengan alat alat fotografi.
  3. Inisial. Singkatan nama atau  kombinasi huruf huruf dan atau angka favorit.
  4. Nama website pemilik foto. Agar mudah dihubungi sekalian promosi
  5. Nama studio yang menaunginya atau miliknya sendiri beserta nomer kontak. Promosi juga
Namun perlu diingat. Meletakkan watermark jangan asal pasang. Perhitungkan proporsi ukurannya agar tidak lebih mencolok daripada foto atau pesan yang hendak Anda sampaikan menjadi salah fokus.
Hindari pula membuat watermark yang jungkir balik. Apalagi susah dikenali.Nah, kalau belum punya atau belum sreg dengan watermark Anda saat ini silakan download saja 10 Inspirasi Watermark Logo Untuk Fotografer (Bisa Diedit) dibawah ini. Fotmatnya photoshop dan adobe illustrator. Silakan pilih yang sesuai.

Download 10 Logo Fotografer Disini

Font yang dipakai bisa didowload di beberapa link berikut:
http://www.dafont.com/roboto.font
http://www.fontsquirrel.com/fonts/lato
http://www.fontsquirrel.com/fonts/antonio
http://www.fontspace.com/category/aliquam
http://www.fontsquirrel.com/fonts/cinzel
http://www.fontsquirrel.com/fonts/open-sans
http://fontfabric.com/intro-free-font
http://www.fontsquirrel.com/fonts/latin-modern-roman
http://www.1001fonts.com/dense-font.html

Semoga bermanfaat

25 April 2016

Cara Cek Shutter Count (SC) DSLR Canon, Nikon, dan Sony Alpha

Seyogjanya, masing masing individu memiliki rasa penasaran dengan kualitas DSLR yang dimilikinya. Salah satu yang paling sering ditanyakan dan memiliki hawa penasaran yang paling besar adalah Shutter Count (SC). Kalau tujuannya hanya ingin mengetahui sudah berapa kali kamera itu dipakai untuk memotret, sah-sah saja melihat nomor urut file yang sudah dihasilkan DSLR yang Anda miliki. Entah Anda mau cek SC Canon, Cek SC Nikon, atau Cek SC Sony Alpha.

Apalagi kalau memang niatnya mau jual kamera biasanya paling sering ditanya SC nya berapa?. Kalau tipe tersebut tipe-tipe yang bisa dibaca shutter countnya berarti bukan tidak bisa dibaca SC nya tapi malas mengecek. hanya butuh waktu kurang dari 1 menit.

Kenapa harus SC? 
salah satu alasannya adalah produsen kamera ketika hendak meluncurkan sebuah varian baru kamera akan melakukan pengetesan. Salah satunya mekanisme shutter. Contohnya ada kamera yang lolos tes 50.000 kali jepret, ada yang lebih dari 100.000 kali. Semakin canggih sebuah kamera, biasanya semakin tinggi angka tesnya. Nama tes ini biasanya disebut shutter durability.

Shutter durability biasanya dianggap angka harapan hidup sebuah kamera, tapi tentu saja kurang tepat. karena kamera Anda belum tentu rusak meskipun sudah dipakai terus sampai melewati angka shutter durability.


Baca: SC itu Bullshit (Arbain Rambey: Fotografer Senior Kompas)

Oke balik lagi, ke cara Cek SC. Beberapa website yang bisa digunakan untuk mengecek SC dan ada juga yang menggunakan aplikasi. .

Berikut alternatif yang bisa digunakan untuk mengecek SC DLSR kamera (utamanya yang second hand). Soalnya kalau baru ya hampir pasti SC 0 :D

Cara Cek SC Canon






Gunakan aplikasi EOS Info.
Download EOS info : Disini

  1. Siapkan DSLR Canon Anda dan pastikan batrenya terisi.
  2. Pasang kabel data dari DSLR ke PC/ Laptop Anda.
  3. Buka aplikasi eos info

 














4. Nyalakan/ Klik On pada Kamera DSLR Anda dan BOOM....muncul semua :D
5. Selesai

Hanya suport untuk tipe berikut
  • Canon EOS Rebel T1i / 500D
  • Canon EOS Rebel T3 / 1100D
  • Canon EOS Rebel XSi / 450D
  • Canon EOS Rebel XS / 1000D
  • Canon EOS Rebel XTi / 400D
  • Canon EOS Rebel XT / 350D
  • Canon EOS 60D
  • Canon EOS 50D
  • Canon EOS 40D
  • Canon EOS 30D
  • Canon EOS 20D
  • Canon EOS 7D
  • Canon EOS 6D
  • Canon EOS 5D Mark III
  • Canon EOS 5D Mark II
  • Canon EOS 5D
  • Canon EOS 1D X :
  • Canon EOS 1D Mark IV
  • Canon EOS 1D Mark III
  • Canon EOS 1D Mark II N
  • Canon EOS 1DS Mark III 
  • Canon EOS 1DS Mark II


 Cara Cek SC Nikon



Klik Nikonshuttercount  Wajib connect Internet

 

















  1. Upload jepretan terakhir Anda melalui menu browse diatas
  2. masukkan captcha lalu submit.
  3. tunggu proses dan selesai
Hanya support pada tipe berikut:
NIKON D4S D810 D750 D600, D800, D4, D3200, D3100, D5000, D5100, D5200, D5300, D3300, D3200, D300, D7000, D700, D3, D3X, D3S Nikon 1 J1 and V1 | D40, D60, D80, D90, D3000 | Most coolpix cameras: P7000, P7100


Cara cek SC Sony Alfa






Masuk ke tool yang disediakan sony alfa SONY Alpha DSLR/DSLT/NEX
 
 Upload Foto jepretan Anda terakhir. lalu masukkan ke tombol Browse
  1. Setelah itu klik Do It 
  2. Tunggu proses sebentar dan Selesai

Hanya support untuk tipe:
SONY Alpha A-mount cameras: A230 A290 A33 A330 A35 A37 A390 A450 A500 A55 A550 A57 A58 A65 A77 A77M2 A850 A900 A99

SONY Alpha E-mount cameras: NEX-3 NEX-C3 NEX-F3 NEX-3N NEX-5 NEX-5N NEX-5R NEX-5T NEX-6 NEX 7 A3000 A3500 A5000 A5100 A6000 A7 A7r A7s

Tidak support untuk tipe:
SONY Alpha A100 A200 A300 A350 and A700

sekian semoga membantu.
Salam jepret

24 April 2016

Setting Kamera Khas Fotografer Jurnalis Ini, Resep Membuat Foto Mahal


Senior Fotografer Jurnalis Arbain rambey ketika diwawancarai di acara satu indonesia Net.TV saat Hari pers cukup membuat pandangan kita terbuka tentang apa itu fotografi jurnalistik. Terlebih jika kita memang memiliki passion foto jurnalistik dan kita masih awam.  Beberapa poin yang hendaknya Anda, fotografer jurnalistik atau calon fotografer jurnalistik hendaknya mengetahui.

Apa Syarat utama Fotografer Jurnalistik?
Syarat pertama kalau Anda ingin menjadi fotografer jurnalistik adalah harus seneng fotografi/ mencintai dunia fotografi. Karena kalau hanya sebagai tuntutan pekerjaan, bisa bisa Anda menjadi frustasi. Melihat mayat bergelimpangan, trabas hutan mengambil momen kebakaran hutan sangat membuat malas jika Anda tidak benar benar menyenangi fotografi.

Bagaimana dengan Makin Banyaknya Pesaing?
Persaingan antar sesama fotografer adalah bagaimana cara membuat foto yang Anda hasilkan menjadi spesial. Jawabannya sebenarnya ringan, sebagaimana semua orang bisa memijit tetapi mereka tidak takut kalah saing. Karena rasa dan banyak hal diluar teknis yang bisa membuat sebuah foto menjadi spesial bahkan sangat spesial.


Foto Jurnalistik Yang Baik itu Seperti Apa?
Foto Jurnalistik bukan sekedar menyampaikan informasi. Foto jurnalistik harus memberikan informasi dan memberikan sesuatu yang lebih., membuat orang senang, sedih, kagum, memberikan pengaruh.

Foto Yang Mahal Itu Yang Bagaimana? 
Foto mahal adalah foto yang hanya Anda yang dapat. Eksklusif dan langka. Misalnya foto bung tomo saat membakar semangat arek Surabaya dengan tangan kedepan dan telunjuknya mengarah kedepan adalah salah satu foto mahal.Foto menjadi sangat mahal karena hanya seorang fotografer itu saja yang dapat. Berbeda misalnya foto pejabat yang begitu bagus namun banyak orang yang mengabadikan. Itu hanya akan jadi foto yang biasa saja.

foto: wikipedia.com

Apa Setting Kamera untuk Jurnalis ?
Auto.  Ya Auto. Karena ada beberapa hal lain yang tidak bisa diauto yang harus lebih diperhatikan yaitu:
  1. Posisi dan Angel dari mana anda memotret
  2. Momen yang tepat
  3. Komposisi yang menarik

Jadi tak perlu malu menggunakan auto. Karena auto hanya soal metering. Terang dan gelap masih bisa dikoreksi. Tapi momen, komposisi dan angel tidak bisa dikoreksi.

Kemampuan lain  yang harus dimiliki selain Setting Kamera?
kemampuan membaca gambar. foto ini dan ini bagus mana? kalau misalnya ada kasus bom. apa yang kamu siapkan? gambar apa saja yang harus kamu dapatkan? feel ini yang harus selalu diasah.

Semoga menambah pengetahuan.
Salam jepret

23 April 2016

Tak Punya Dry Box untuk Simpan Kameramu? Bikin Sendiri Saja! Ini Cara Hematnya



Setelah memiliki kamera baik DSLR, mirrorless maupun prosumer tentu kita akan berfikir bagimana cara menyimpan kamera digital yang baik. Salah salah tak memberikan perlakuan yang seharusnya, bisa jadi Kamera dan lensa kesayangan Anda ditumbuhi jamur karena terlalu lembab dan aneka kerusakan lain karena salah perlakuan dalam penyimpanan.

Media penyimpanan bagi yang berduit tentu saja memilih Dry Cabinet. Tapi, tunggu dulu...berapa kisaran harga Dry Cabinet? silakan cek harga Dry Cabinet terbaru yang saya capture dari salah satu toko online terkemuka. Rentang  harganya dari 1,1jt - 4,6 Jutaan. Gimana? lumayan mahal kan? bahkan bisa jadi seharga DSLR Second atau Lensa juga kan? Tapi. Pasti terjamin suhunya. 


Alternatif kedua adalah menggunakan Dry Box. Biasanya sudah dilengkapi Hygrometer untuk mengontrol kelembabannya. Sudah pasti aman dan nyaman buat DSLR dan lensa Anda. Berapa harga Dry Box terbaru? Yes..dari 370ribuan sampai 950 ribuan. Kalau dana Anda cukup, beli Dry box sangat direkomendasikan.
Namun kalau dananya minim..ada solusinya dibawah ini. Anda dapat menggunakan Box Container berbahan plastik yang bisa diperoleh dari supermarket terdekat. Atau biasanya ada juga yang menggunakan box buatan tupperwear. Biasanya kalau yang cukup bagus menggunakan merek lion star sekitar 80-100 ribuan. Namun tidak berarti merek lain jelek. Ada baiknya ada mengecek rekatan antara box dan tutupnya. Apakah sangat rapat atau renggang? Akan lebih baik yang ada karet sil diantara box dan tutupnya sehingga akan lebih terjamin kerapatannya.

Tapi tunggu dulu, box container berbahan plastik ini harus Anda lengkap dengan silica gel.
Yang sedikit lebih mahal namun praktis bisa di charge ulang bisa menggunakan  Drypack electric silica gel. tinggal belikan konektornya di toko elektronik terdekat sekitar 2500 rupiah.
Yang paling murah tentu saja Anda bisa menggunakan silica gel curah yang anda masukkan ke kaos kaki (yang bersih lho ya....). Nanti kalau warna birunya sudah berubah merah bahkan bening itu tandanya harus diganti.
Silica gel curah ini sangat terjangkau. Kurang lebih 25ribu bisa mendapat setengah kilo. (Cukup banget kan buat gonta ganti kalau sudah berubah warna).

Nah berapa totalnya? 80ribu untuk box, 25 ribu untuk silica gel, dan 10ribu buat kaos kaki (itu juga kalau beli). Totalnya 115.000,- aman...praktis,,ukurannya bisa dipilih sesuai banyaknya gadget yang Anda miliki. Jauh lebih hemat kan?



Bagaimana aturan penyimpanannya?

Sebelumnya, aturan sederhana menyimpan kamera digital menurut om Arbain Rambey adalah
"Jangan dipanaskan dan jangan ditaruh di tempat yang sangat kering....dry box dengan suhu dan kelembaban normal sudah cukup....."
"Kalau kamera digital dipakai setiap hari, tak perlu dry box......untuk penyimpanan lama, saya cukup memasukkan kamera ke dalam kantong plastik yang diikat karet.." begitu saran Fotografer senior kompas ini.

Berapa suhu terbaik?
- Kalau menurut di buku panduan drybox, suhu normal 40-50 tertera pada layar pengukur.
- Suhu ruang yg umum disarankan dibawah 45 derajat dan diatas - 5 derajat humidity dibawah 60 jadi (saran akangrifan.net sekitar 40-60 ) .

Saran lainnya.
- Jangan menyimpan kamera camera dan lensa di lemari/laci/rak kayu dalam jangka waktu panjang karena bisa juga terkontaminasi kapur barus dan parfume.
- Tidak menyimpannya disekitar benda-benda yg mempunyai gelombang electromagnetic tinggi atau kuat ( Misal radio pemancar , Televisi , Monitor CRT dll ).
- Hindari kain yg terbuat dari wool dan acrylic karena dapat menimbulkan electrostatic pada suhu dingin.
- Untuk penyimpanan yg lebih dari 2 minggu , sebaiknya batery utama dilepas.

Yang paling hemat apa?
Box Container Plastik yang dikasih beras dibawahnya. Karena beras bisa menyerap air dan suhunya terjaga. Namun harus dipastikan berasnya bersih jangan sampai ada kutunya. Karena bisa bahaya kalau masuk kedalam kamera Anda.

Sekian dulu ya...semoga bermanfaat

20 April 2016

Lewat Copyright Info, Fotografer ini Tangkap Pencuri Kamera Lensa 200juta Miliknya. Settingnya Bagaimana?


Adalah Jon Grundy,  fotografer Australia yang saat hendak menjual Kamera DSLR Canon 5D Mark III dan beberapa lensa Canon L seies yang harga keseluruhannya hampir Rp. 200 Juta, raib dicuri orang.

Peristiwa ini berawal ketika ia membuat iklan untuk menjual beberapa lensa miliknya kemudian ada seorang calon pembeli yang berminat. Sebut saja Alex. Alamat rumahnya pun sudah ditunjukkan untuk proses transaksi atau COD.Namun karena harga yang akhirnya tidak cocok, transaksi dibatalkan. Beberapa hari setelahnya gear yang hendak dijualnya hilang semua.

Jon Grundy begitu menyesal, namun harapan kembali ada setelah Alex yang yang pernah menawar gearnya mengunggah foto baru saja memiliki kamera dan lensa mahal. Dan Grundy curiga, DSLR dan Lensa tersebut miliknya. Namun sulit membuktikannya.

Untungnya dia sudah menyetting copyright info di bagian exif miliknya. Kebetulan Jon punya teman yang bekerja sama dengan Alex. Kebetulan temannya iseng mengecek exif foto yang dihasilkan dan ternyata nama Jon Grundy yang tertera. Jon ditelfon temannya kemudian bukti exif tadi dipakai sebagai bukti laporan ke pihak polisi dan kamera tersebut kembali pada Jon Grundy, pemiliknya yang sah.

So...jangan lupa kalau habis beli kamera, disetting dulu ya..exifnya...


Cara mengeset copyright info untuk canon dan nikon sebagai berikut ini.
untuk NIKON sebagai berikut
Masuk ke Setup Menu (gambar kunci inggris) lalu pilih Copyright Information --> Artist --> Ketik Nama --> Jangan lupa centang di pilihan Attach copyright information -->selesai

Untuk Canon Sebagai Berikut
Masuk ke Setup Menu 4, pilih Copyright Information --> lalu pilih Enter author’s name --> ketik nama kamu dan selesai.

kisah ini buat pelajaran ya...termasuk kalau mau jual atau beli kamera second, hati-hati juga kalau kalau kamera yang Agan beli hasil tindak kejahatan. Bisa jadi dianggap "penadah". berabe kan?