Showing posts with label FOTOGRAFI. Show all posts
Showing posts with label FOTOGRAFI. Show all posts

16 July 2016

Eksplorasi Sisi Berikut Jika Ingin Foto Anda Terlihat Menonjol dan Tak Seragam

akangrifan.net - Salah satu "penyakit" dalam fotografi adalah terciptanya foto-foto yang mirip, identik, sudut pandang hampir sama bahkan bisa jadi mirip dengan kartu pos yang dijual ditempat tempat wisata. Foto-foto seperti ini jika diikutkan dalam lomba foto maupun pameran foto pasti terpinggirkan. Paling banter hanya satu foto dengan kualitas luar biasa yang diambil untuk mewakili.

Masih ingat istilah dalam fotografi bahwa 
Vision lebih penting daripada gear. 
Vision (cara pandang dan ide) dari fotografer yang akan menentukan apakah sebuah karya foto menjadi menonjol atau tidak, layak atau tidak. Bahkan lebih penting dari gear atau alat yang digunakan.

Vision sendiri adalah gambaran / sudut pandang unik imaginer yang ingin diciptakan seorang fotografer. Jadi jika ada yang mengatakan disana ada objek bagus, bawa kamera dan lensa ini, ambil dari sisi sini pada jam ini nanti hasilnya bagus. Artinya, itu vision orang lain. Kalau Anda olah sendiri, pikirkan sendiri, olah ide sendiri, jepret sendiri.Nah itu vision Anda sendiri.
Vision ini juga bisa diartikan melihat yang orang lain tidak melihat.
Menyadari yang orang lain tidak menyadari.

Foto foto ini bisa menjadi referensi.
Dua warga tengah berfoto dengan latar belakar kepulan asap saat kebakaran melanda sebuah pabrik di kawasan Pesing, Jakarta Barat, 13 Februari 2012. Peraih Photo of The Year 2013 dan Pemenang I Kategori Daily Life.
Foto Credit: MEDIA INDONESIA / ANGGA YUNIAR

Foto Rhein II belum terkalahkan sebagai foto termahal di dunia saat ini. Pada lelang tahun 2011, kreasi seniman Jerman Andreas Gursky itu terjual USD 4,3 juta atau sekitar Rp 58,3 miliar


Vision ini bisa juga diasumsikan ide. Ide itu mahal. Lain kepala bisa lain ide. Itulah sisi unik yang hendaknya Anda optimalkan jika ingin Foto Anda terlihat menonjol. Anda dapat membawa suasana yang Anda rasakan kepada penikmat foto Anda. Anda bisa membuat kesan foto Anda begitu dalam dan dramatis.

Kristupa Saragih, pemilik Fotografer.net yang juga sering menjadi juri lomba foto tingkat nasional ini mengatakan bahwa
Ide membedakan satu fotografer dengan fotografer lainnya. Teknik itu penting, tapi idenya yang lebih penting. Tidak semua fotografer bisa menemukan ide brilian ketika memotret satu objek.
Namun, perlu dicatat sebelumnya, bahwa ide yang baik akan mampu tertuang dalam hasil foto yang luar biasa jika:

  1. Anda menguasai teknik dasar fotografi.
  2. Perbanyak latihan dan praktik
  3. Memilih peralatan (kamera, lensa, asesoris) yang benar benar Anda kuasai.
  4. Jangan berharap mendapat banyak keberuntungan
  5. Belajar dari foto orang lain dan "Tingkatkan" selera foto Anda. 


10 May 2016

Beberapa Kerusakan Lensa Yang Umum, Penyebab dan Solusinya


Lensa adalah salah bagian dari fotografi yang punya peranan besar dalam menghasilkan gambar yang sesuai dengan feel fotografernya. Namun, jika terjadi error, fokussing yang meleset, tak bisa di auto fokus, bahkan mati total/ matot? harus bagaimana?
Ada baiknya Anda mengenali kelemahan beberapa lensa berikut, penyebabnya dan solusinya. Bagaimanapun alat elektronik suatu saat pasti ada rusaknya. Entah cepat entah lambat. Salah penyimpanan, salah penggunaan, salah pemasangan bisa jadi penyebab kerusakan.

AF (Auto Fokus) Lensa Mati :
Pada Canon 18-55 IS1, IS2, III, kelemahan utama adalah AF mati solusi Ganti kabel AF.
ERROR01, Khasnya Canon, biasanya karena aperture.
Canon 18-55 semua variant, ganti kabel aperture.
Canon 17-85, ganti kabel aperture.
Canon 55-250, sangat jarang terjadi, ganti kabel aperture.
Canon 17-55, sangat langka, apes saja, ganti kabel aperture.
Tamron 70-300, pasti akan terjadi karena desain, ganti kabel aperture.
50mm 1.8, Servis sensor aperture.
Nikkor AF 18-55, Motor AF sudah lemah, ganti motor AF.
Lensa terjatuh memiliki kemungkinan menyebabkan AF mati.

Lensa Mati Total (Matot)
50mm 1.8, Kabel motherboard.
Lensa lain ? jarang banget.

Lensa Macet
Canon 18-135, komponen internal lepas. Bongkar dan pasang.
Canon 18-200, komponen internal lepas. Bongkar dan pasang.
Canon 28-135, Second element pin salah posisi, bongkar dan pasang.
Canon 17-85, SDA.
Nikkor 18-70, Pin zoom lepas, bongkar dan pasang.
Semua Lensa, habis dibawa ke tempat berdebu. Bongkar, bersihkan.
Fokus Meleset/Tidak tajam.
Semua Nikkor akan seperti ini, kalau dibongkar tapi tidak diadjust lagi kemungkinan besar jadi tidak tajam.
Tamron 18-200 tidak bisa tajam pada 200mm
Nikkor 18-200VR I dan VR II, akan jadi tidak tajam seiring usia.
Nikkor 18-55 semua varian.
Canon 24-70L tidak tajam seiring usia.

Lensa Dihinggapi Jamur.
Musuh alami semua lensa baik canon, nikkor maupun lensa lainnya. Terutama Nikkor, karena susahnya dibongkar.
 Jadi, sayangi lensa anda, sayangi investasi anda.

by wijaya kamera

07 May 2016

10 Inspirasi Watermark Logo Untuk Fotografer (Bisa Diedit)


Watermark atau tanda air bagi seorang fotografer meskipun bukan yang utama namun cukup penting juga untuk dibuat agar menarik. Mengapa? watermark foto selain menunjukkan karakter fotografer itu sendiri juga merupakan identitas kepemilikan foto sekaligus promosi gratis.

Namun jika Anda salah memilihnya, justru bukan mempercantik foto Anda tapi malah norak/ mengurangi estetika foto Anda. Beberapa tokoh menggunakan watermark secara berbeda beda. Namun, jika dikelompokkan rata-rata menggunakan beberapa identitas berikut.
  1. Nama "Keren", nama yang dikenal orang biasanya bukan nama Asli atau nama lengkap. Kadang juga julukan.
  2. Logo dan nama. Biasanya logo khas vector yang berhubungan dengan alat alat fotografi.
  3. Inisial. Singkatan nama atau  kombinasi huruf huruf dan atau angka favorit.
  4. Nama website pemilik foto. Agar mudah dihubungi sekalian promosi
  5. Nama studio yang menaunginya atau miliknya sendiri beserta nomer kontak. Promosi juga
Namun perlu diingat. Meletakkan watermark jangan asal pasang. Perhitungkan proporsi ukurannya agar tidak lebih mencolok daripada foto atau pesan yang hendak Anda sampaikan menjadi salah fokus.
Hindari pula membuat watermark yang jungkir balik. Apalagi susah dikenali.Nah, kalau belum punya atau belum sreg dengan watermark Anda saat ini silakan download saja 10 Inspirasi Watermark Logo Untuk Fotografer (Bisa Diedit) dibawah ini. Fotmatnya photoshop dan adobe illustrator. Silakan pilih yang sesuai.

Download 10 Logo Fotografer Disini

Font yang dipakai bisa didowload di beberapa link berikut:
http://www.dafont.com/roboto.font
http://www.fontsquirrel.com/fonts/lato
http://www.fontsquirrel.com/fonts/antonio
http://www.fontspace.com/category/aliquam
http://www.fontsquirrel.com/fonts/cinzel
http://www.fontsquirrel.com/fonts/open-sans
http://fontfabric.com/intro-free-font
http://www.fontsquirrel.com/fonts/latin-modern-roman
http://www.1001fonts.com/dense-font.html

Semoga bermanfaat

25 April 2016

Cara Cek Shutter Count (SC) DSLR Canon, Nikon, dan Sony Alpha

Seyogjanya, masing masing individu memiliki rasa penasaran dengan kualitas DSLR yang dimilikinya. Salah satu yang paling sering ditanyakan dan memiliki hawa penasaran yang paling besar adalah Shutter Count (SC). Kalau tujuannya hanya ingin mengetahui sudah berapa kali kamera itu dipakai untuk memotret, sah-sah saja melihat nomor urut file yang sudah dihasilkan DSLR yang Anda miliki. Entah Anda mau cek SC Canon, Cek SC Nikon, atau Cek SC Sony Alpha.

Apalagi kalau memang niatnya mau jual kamera biasanya paling sering ditanya SC nya berapa?. Kalau tipe tersebut tipe-tipe yang bisa dibaca shutter countnya berarti bukan tidak bisa dibaca SC nya tapi malas mengecek. hanya butuh waktu kurang dari 1 menit.

Kenapa harus SC? 
salah satu alasannya adalah produsen kamera ketika hendak meluncurkan sebuah varian baru kamera akan melakukan pengetesan. Salah satunya mekanisme shutter. Contohnya ada kamera yang lolos tes 50.000 kali jepret, ada yang lebih dari 100.000 kali. Semakin canggih sebuah kamera, biasanya semakin tinggi angka tesnya. Nama tes ini biasanya disebut shutter durability.

Shutter durability biasanya dianggap angka harapan hidup sebuah kamera, tapi tentu saja kurang tepat. karena kamera Anda belum tentu rusak meskipun sudah dipakai terus sampai melewati angka shutter durability.


Baca: SC itu Bullshit (Arbain Rambey: Fotografer Senior Kompas)

Oke balik lagi, ke cara Cek SC. Beberapa website yang bisa digunakan untuk mengecek SC dan ada juga yang menggunakan aplikasi. .

Berikut alternatif yang bisa digunakan untuk mengecek SC DLSR kamera (utamanya yang second hand). Soalnya kalau baru ya hampir pasti SC 0 :D

Cara Cek SC Canon






Gunakan aplikasi EOS Info.
Download EOS info : Disini

  1. Siapkan DSLR Canon Anda dan pastikan batrenya terisi.
  2. Pasang kabel data dari DSLR ke PC/ Laptop Anda.
  3. Buka aplikasi eos info

 














4. Nyalakan/ Klik On pada Kamera DSLR Anda dan BOOM....muncul semua :D
5. Selesai

Hanya suport untuk tipe berikut
  • Canon EOS Rebel T1i / 500D
  • Canon EOS Rebel T3 / 1100D
  • Canon EOS Rebel XSi / 450D
  • Canon EOS Rebel XS / 1000D
  • Canon EOS Rebel XTi / 400D
  • Canon EOS Rebel XT / 350D
  • Canon EOS 60D
  • Canon EOS 50D
  • Canon EOS 40D
  • Canon EOS 30D
  • Canon EOS 20D
  • Canon EOS 7D
  • Canon EOS 6D
  • Canon EOS 5D Mark III
  • Canon EOS 5D Mark II
  • Canon EOS 5D
  • Canon EOS 1D X :
  • Canon EOS 1D Mark IV
  • Canon EOS 1D Mark III
  • Canon EOS 1D Mark II N
  • Canon EOS 1DS Mark III 
  • Canon EOS 1DS Mark II


 Cara Cek SC Nikon



Klik Nikonshuttercount  Wajib connect Internet

 

















  1. Upload jepretan terakhir Anda melalui menu browse diatas
  2. masukkan captcha lalu submit.
  3. tunggu proses dan selesai
Hanya support pada tipe berikut:
NIKON D4S D810 D750 D600, D800, D4, D3200, D3100, D5000, D5100, D5200, D5300, D3300, D3200, D300, D7000, D700, D3, D3X, D3S Nikon 1 J1 and V1 | D40, D60, D80, D90, D3000 | Most coolpix cameras: P7000, P7100


Cara cek SC Sony Alfa






Masuk ke tool yang disediakan sony alfa SONY Alpha DSLR/DSLT/NEX
 
 Upload Foto jepretan Anda terakhir. lalu masukkan ke tombol Browse
  1. Setelah itu klik Do It 
  2. Tunggu proses sebentar dan Selesai

Hanya support untuk tipe:
SONY Alpha A-mount cameras: A230 A290 A33 A330 A35 A37 A390 A450 A500 A55 A550 A57 A58 A65 A77 A77M2 A850 A900 A99

SONY Alpha E-mount cameras: NEX-3 NEX-C3 NEX-F3 NEX-3N NEX-5 NEX-5N NEX-5R NEX-5T NEX-6 NEX 7 A3000 A3500 A5000 A5100 A6000 A7 A7r A7s

Tidak support untuk tipe:
SONY Alpha A100 A200 A300 A350 and A700

sekian semoga membantu.
Salam jepret

24 April 2016

Setting Kamera Khas Fotografer Jurnalis Ini, Resep Membuat Foto Mahal


Senior Fotografer Jurnalis Arbain rambey ketika diwawancarai di acara satu indonesia Net.TV saat Hari pers cukup membuat pandangan kita terbuka tentang apa itu fotografi jurnalistik. Terlebih jika kita memang memiliki passion foto jurnalistik dan kita masih awam.  Beberapa poin yang hendaknya Anda, fotografer jurnalistik atau calon fotografer jurnalistik hendaknya mengetahui.

Apa Syarat utama Fotografer Jurnalistik?
Syarat pertama kalau Anda ingin menjadi fotografer jurnalistik adalah harus seneng fotografi/ mencintai dunia fotografi. Karena kalau hanya sebagai tuntutan pekerjaan, bisa bisa Anda menjadi frustasi. Melihat mayat bergelimpangan, trabas hutan mengambil momen kebakaran hutan sangat membuat malas jika Anda tidak benar benar menyenangi fotografi.

Bagaimana dengan Makin Banyaknya Pesaing?
Persaingan antar sesama fotografer adalah bagaimana cara membuat foto yang Anda hasilkan menjadi spesial. Jawabannya sebenarnya ringan, sebagaimana semua orang bisa memijit tetapi mereka tidak takut kalah saing. Karena rasa dan banyak hal diluar teknis yang bisa membuat sebuah foto menjadi spesial bahkan sangat spesial.


Foto Jurnalistik Yang Baik itu Seperti Apa?
Foto Jurnalistik bukan sekedar menyampaikan informasi. Foto jurnalistik harus memberikan informasi dan memberikan sesuatu yang lebih., membuat orang senang, sedih, kagum, memberikan pengaruh.

Foto Yang Mahal Itu Yang Bagaimana? 
Foto mahal adalah foto yang hanya Anda yang dapat. Eksklusif dan langka. Misalnya foto bung tomo saat membakar semangat arek Surabaya dengan tangan kedepan dan telunjuknya mengarah kedepan adalah salah satu foto mahal.Foto menjadi sangat mahal karena hanya seorang fotografer itu saja yang dapat. Berbeda misalnya foto pejabat yang begitu bagus namun banyak orang yang mengabadikan. Itu hanya akan jadi foto yang biasa saja.

foto: wikipedia.com

Apa Setting Kamera untuk Jurnalis ?
Auto.  Ya Auto. Karena ada beberapa hal lain yang tidak bisa diauto yang harus lebih diperhatikan yaitu:
  1. Posisi dan Angel dari mana anda memotret
  2. Momen yang tepat
  3. Komposisi yang menarik

Jadi tak perlu malu menggunakan auto. Karena auto hanya soal metering. Terang dan gelap masih bisa dikoreksi. Tapi momen, komposisi dan angel tidak bisa dikoreksi.

Kemampuan lain  yang harus dimiliki selain Setting Kamera?
kemampuan membaca gambar. foto ini dan ini bagus mana? kalau misalnya ada kasus bom. apa yang kamu siapkan? gambar apa saja yang harus kamu dapatkan? feel ini yang harus selalu diasah.

Semoga menambah pengetahuan.
Salam jepret

23 April 2016

Tak Punya Dry Box untuk Simpan Kameramu? Bikin Sendiri Saja! Ini Cara Hematnya



Setelah memiliki kamera baik DSLR, mirrorless maupun prosumer tentu kita akan berfikir bagimana cara menyimpan kamera digital yang baik. Salah salah tak memberikan perlakuan yang seharusnya, bisa jadi Kamera dan lensa kesayangan Anda ditumbuhi jamur karena terlalu lembab dan aneka kerusakan lain karena salah perlakuan dalam penyimpanan.

Media penyimpanan bagi yang berduit tentu saja memilih Dry Cabinet. Tapi, tunggu dulu...berapa kisaran harga Dry Cabinet? silakan cek harga Dry Cabinet terbaru yang saya capture dari salah satu toko online terkemuka. Rentang  harganya dari 1,1jt - 4,6 Jutaan. Gimana? lumayan mahal kan? bahkan bisa jadi seharga DSLR Second atau Lensa juga kan? Tapi. Pasti terjamin suhunya. 


Alternatif kedua adalah menggunakan Dry Box. Biasanya sudah dilengkapi Hygrometer untuk mengontrol kelembabannya. Sudah pasti aman dan nyaman buat DSLR dan lensa Anda. Berapa harga Dry Box terbaru? Yes..dari 370ribuan sampai 950 ribuan. Kalau dana Anda cukup, beli Dry box sangat direkomendasikan.
Namun kalau dananya minim..ada solusinya dibawah ini. Anda dapat menggunakan Box Container berbahan plastik yang bisa diperoleh dari supermarket terdekat. Atau biasanya ada juga yang menggunakan box buatan tupperwear. Biasanya kalau yang cukup bagus menggunakan merek lion star sekitar 80-100 ribuan. Namun tidak berarti merek lain jelek. Ada baiknya ada mengecek rekatan antara box dan tutupnya. Apakah sangat rapat atau renggang? Akan lebih baik yang ada karet sil diantara box dan tutupnya sehingga akan lebih terjamin kerapatannya.

Tapi tunggu dulu, box container berbahan plastik ini harus Anda lengkap dengan silica gel.
Yang sedikit lebih mahal namun praktis bisa di charge ulang bisa menggunakan  Drypack electric silica gel. tinggal belikan konektornya di toko elektronik terdekat sekitar 2500 rupiah.
Yang paling murah tentu saja Anda bisa menggunakan silica gel curah yang anda masukkan ke kaos kaki (yang bersih lho ya....). Nanti kalau warna birunya sudah berubah merah bahkan bening itu tandanya harus diganti.
Silica gel curah ini sangat terjangkau. Kurang lebih 25ribu bisa mendapat setengah kilo. (Cukup banget kan buat gonta ganti kalau sudah berubah warna).

Nah berapa totalnya? 80ribu untuk box, 25 ribu untuk silica gel, dan 10ribu buat kaos kaki (itu juga kalau beli). Totalnya 115.000,- aman...praktis,,ukurannya bisa dipilih sesuai banyaknya gadget yang Anda miliki. Jauh lebih hemat kan?



Bagaimana aturan penyimpanannya?

Sebelumnya, aturan sederhana menyimpan kamera digital menurut om Arbain Rambey adalah
"Jangan dipanaskan dan jangan ditaruh di tempat yang sangat kering....dry box dengan suhu dan kelembaban normal sudah cukup....."
"Kalau kamera digital dipakai setiap hari, tak perlu dry box......untuk penyimpanan lama, saya cukup memasukkan kamera ke dalam kantong plastik yang diikat karet.." begitu saran Fotografer senior kompas ini.

Berapa suhu terbaik?
- Kalau menurut di buku panduan drybox, suhu normal 40-50 tertera pada layar pengukur.
- Suhu ruang yg umum disarankan dibawah 45 derajat dan diatas - 5 derajat humidity dibawah 60 jadi (saran akangrifan.net sekitar 40-60 ) .

Saran lainnya.
- Jangan menyimpan kamera camera dan lensa di lemari/laci/rak kayu dalam jangka waktu panjang karena bisa juga terkontaminasi kapur barus dan parfume.
- Tidak menyimpannya disekitar benda-benda yg mempunyai gelombang electromagnetic tinggi atau kuat ( Misal radio pemancar , Televisi , Monitor CRT dll ).
- Hindari kain yg terbuat dari wool dan acrylic karena dapat menimbulkan electrostatic pada suhu dingin.
- Untuk penyimpanan yg lebih dari 2 minggu , sebaiknya batery utama dilepas.

Yang paling hemat apa?
Box Container Plastik yang dikasih beras dibawahnya. Karena beras bisa menyerap air dan suhunya terjaga. Namun harus dipastikan berasnya bersih jangan sampai ada kutunya. Karena bisa bahaya kalau masuk kedalam kamera Anda.

Sekian dulu ya...semoga bermanfaat

20 April 2016

Lewat Copyright Info, Fotografer ini Tangkap Pencuri Kamera Lensa 200juta Miliknya. Settingnya Bagaimana?


Adalah Jon Grundy,  fotografer Australia yang saat hendak menjual Kamera DSLR Canon 5D Mark III dan beberapa lensa Canon L seies yang harga keseluruhannya hampir Rp. 200 Juta, raib dicuri orang.

Peristiwa ini berawal ketika ia membuat iklan untuk menjual beberapa lensa miliknya kemudian ada seorang calon pembeli yang berminat. Sebut saja Alex. Alamat rumahnya pun sudah ditunjukkan untuk proses transaksi atau COD.Namun karena harga yang akhirnya tidak cocok, transaksi dibatalkan. Beberapa hari setelahnya gear yang hendak dijualnya hilang semua.

Jon Grundy begitu menyesal, namun harapan kembali ada setelah Alex yang yang pernah menawar gearnya mengunggah foto baru saja memiliki kamera dan lensa mahal. Dan Grundy curiga, DSLR dan Lensa tersebut miliknya. Namun sulit membuktikannya.

Untungnya dia sudah menyetting copyright info di bagian exif miliknya. Kebetulan Jon punya teman yang bekerja sama dengan Alex. Kebetulan temannya iseng mengecek exif foto yang dihasilkan dan ternyata nama Jon Grundy yang tertera. Jon ditelfon temannya kemudian bukti exif tadi dipakai sebagai bukti laporan ke pihak polisi dan kamera tersebut kembali pada Jon Grundy, pemiliknya yang sah.

So...jangan lupa kalau habis beli kamera, disetting dulu ya..exifnya...


Cara mengeset copyright info untuk canon dan nikon sebagai berikut ini.
untuk NIKON sebagai berikut
Masuk ke Setup Menu (gambar kunci inggris) lalu pilih Copyright Information --> Artist --> Ketik Nama --> Jangan lupa centang di pilihan Attach copyright information -->selesai

Untuk Canon Sebagai Berikut
Masuk ke Setup Menu 4, pilih Copyright Information --> lalu pilih Enter author’s name --> ketik nama kamu dan selesai.

kisah ini buat pelajaran ya...termasuk kalau mau jual atau beli kamera second, hati-hati juga kalau kalau kamera yang Agan beli hasil tindak kejahatan. Bisa jadi dianggap "penadah". berabe kan?

18 April 2016

Cara Mendeteksi Sensor Kamera Terkena Debu dan Solusinya


contoh foto terdeteksi sensor kotor

Coba amati foto-foto terbaru yang dihasilkan kamera DSLR anda? Apakah dalam foto tersebut terlihat ada spot gelap yang konsisten dari satu foto ke foto yang lain? Apakah posisi/ spotnya selalu sama? Kalau jawaban dari dua pertanyaan ini YA, berarti sensor kamera Anda terkena debu alias sensor kotor.

Dalam artikel ini kita akan belajar mendeteksi keberadaan debu pada sensor kamera DSLR anda.
Bagaimana Debu Masuk Sampai Sensor?
Debu pada sensor adalah hal yang lumrah kalau anda sudah lama memiliki kamera. 

Bagaimana debu bisa sampai nyangkut di sensor kamera?
  1. Mekanisme lensa yang berputar saat zooming dan focusing. Saat berputar debu yang menempel di lensa bisa tersedot jatuh ke sensor kamera.
  2. Karena putaran pada poin diatas berarti dua elemen bergesekan, bisa jadi muncul serpihan dan serpihan tersebut jatuh ke sensor.
  3. Kalau kita memiliki lebih dari satu lensa, debu kemungkinan masuk saat proses mengganti lensa.
Debu atau dust ini sebenarnya tidak melulu mengotori sensor kamera DSLR, ada beberapa elemen lain yang sebenarnya mungkin terkotori, tetapi yang terburuk adalah sensor. Kalau sensor sudah kotor maka kotoran ini akan selalu muncul dan terlihat secara visual pada setiap foto.


Bagaimana Cara Mendeteksi Sensor terkena debu/ sensor kotor?

Seperti yang sudah akangrifan.net tadi sebutkan, kalau ada seperti tanda titik mirip air tapi hampir semua foto terkena dengan lokasi yang sama, kemungkinan sensornya memang kotor

Tapi kalau mau memastikan, coba ikuti 9 langkah berikut ini:
  1. Set kamera di posisi Aperture Priority
  2. Set metering mode di posisi Matrix / Evaluative Metering
  3. Set ISO di posisi terkecil 100 atau 200
  4. Matikan Auto ISO  dan Matikan Autofokus 
  5. Posisikan lensa di Manual Focus
  6. Set Aperture di posisi terkecil, misal f/16 atau f/22
  7. Keluarlah dari rumah dan coba foto langit, khususnya jika langit sedang berwarna biru cerah. Kalau tidak memungkinkan, cari kertas putih lalu zoom out sampai kertas memenuhi seluruh frame lalu ambil foto.
  8. Sekarang amati hasil foto di LCD kamera atau monitor komputer jika anda sudah memindahkannya ke komputer, zoom sebesar-besarya lalu scroll pelan-pelan
  9. Jika anda tidak bisa melihat kotoran seperti pada contoh foto diatas berarti aman

Ukuran dan penampakan partikel debu berubah seiring dengan perubahan aperture. Kalau anda menggunakan bukaan besar, kemungkinan debu tidak akan terlihat. Namun saat anda menggunakan aperture kecil, debu langsung terlihat. Aperture kecil misalnya f/10 kebawah: f/11 – f/22.

Oke, dari hasil foto sepertinya sensor kotor kena dust, gunakan fitur lens cleaning bawaan kamera (cari di menu kamera anda), atau gunakan blower. Kalau kotoran memang bandel, bawa ke service center ya...biar nggak fatal kalau memang tidak tau cara membersihkannya.

Biayanya berapa?
Kisaran 200-400rb (bervariasi). Kalau masih garansi, segera saja meluncur ke service centernya :D

Kalau cara Mengatasi di Photoshop ? 

Di photoshop anda tinggal menggunakan spot healing brush tool saja kemudian di tutul tutul pada lokasi yang kena efek sensor kotor. Hanya klik...beres...cuman kalau fotonya banyak ya repot...hehehe.

Contoh Sensor Kamera Kotor

16 April 2016

7 Pertimbangan Awal Sebelum Membeli Kamera DSLR


Pertimbangan Sebelum Membeli Kamera DSLR - akangrifan.net. Sebelum Anda mewujudkan keinginan memeiliki DSLR kamera, alangkah lebih baiknya Anda mempertimbangkan beberapa hal berikut ini.

1. Berapa Budgetnya?
Berapa budget yang diperlukan untuk membeli Kamera DSLR?.  Kamera DSLR sekarang mulai terjangkau biayanya untuk semua kalangan. Dana yang diperlukan untuk meminang salah satu DSLR kamera tinggal menantang ketebalan kantong Anda. Mulai dari 3,5 juta sampai puluhan juta bisa ludes untuk mendapatkan satu buah kamera DSLR saja. Persiapkan dulu dana Anda. Kalau masih kurang, lebih baik bersabar dulu..nabung sebentar biar dapat yang agak mendingan serinya...
- Apakah Anda menginginkan kamera untuk pemula dengan budget  antara 4,5 juta sampai 6 juta (new).  
- Atau mau langsung masuk ke entri level dengan budget kisaran 6 juta sampai 8 juta.
- Atau pilihan Anda lebih suka ke semi pro dengan budget 8 juta sampai 12 juta.
- Atau langsung ke profesional dengan budget 12 juta lebih?
Kisaran harga ini hanya taksiran. bisa berubah baik turun sewaktu-waktu. Utamanya kalau sudah digoyang dolar.

2. Untuk Apa?
Nah, ini dia pertanyaan dalem banget buat saya. Untuk Apa membeli kamera DSLR? Pertanyaan ini lebih mendasari tentang orientasi Anda setelah memiliki kamera DSLR.
- Apakah hanya karena kepengin kayak temen-temen yang juga sudah punya DSLR?
- Apakah hanya karena pengen punya foto profil lagi nenteng DSLR? (hahahaha...hayo loh...? :)
- Apakah mau belajar serius untuk jadi freelance fotografi?
- Apakah karena tuntutan pekerjaan misalnya jurnalis, atau desainer grafis.
- Apakah ingin serius menjadi profesional fotografer yang akhirnya memiliki studio sendiri, punya teamwork sendiri?
- Atau apakah karena lagi kebanyakan duit aja, trus bingung dipakai buat apa? hehehe

3. Beli Paket Kamera + Lensa Kit atau Body Only + Lensa Milih? 


Sebaiknya Beli Kamera + Lensa Kit atau Body Only + Lensa milih sendiri. Pertanyaan ini kembali lagi ke jawaban Anda untuk pertanyaan 1 dan 2. Untuk Apa dan berapa budgetnya? Nah kalau sudah Anda tentukan jawabannya akan mudah sekali menjawab pertanyaan ini.
Jika anda hanya sekedar mendukung kegiatan sehari-hari, kualitas standar DSLR cukuplah..atau Anda tidak terlalu punya banyak waktu luang di dunia fotografi, maka Kamera + Lensa Kit sudah sangat cukup. 
Sedangkan kalau Anda mau terjun sekalian di dunia fotografi lebih baik Anda memilih Body Only + Memilih lensa sendiri. Lensanya, tergantung Anda suka ke jenis fotografi apa? kalau Anda suka candid, sport, atau street fotografi ya milikilah lensa tele, tapi kalau lebih suka landscape atau family portrait ya mending pakai lensa wide. Kalau mau yang murah meriah tapi hasil wah ya belilah yang lensa fix saja.
"pemilihan lensa juga tergantung karakter Anda. Kalau gampang berinteraksi dengan orang ya pakai yang standart (kit) atau wide saja. Kalau sungkan berinteraksi...apalagi berinteraksi dengan hewan buas ya wajib tele dong...."

4. Beli New apa Second?
Lebih pilih beli DSLR Baru atau Second Hand?
Oke. Pertimbangannya kembali ke berapa budget Anda. Secara umum, kamera DSLR akan turun harga jika telah digunakan untuk jepret berkali-kali sampai puluhan ribu kali. Nah, kalau Anda fanatik merek tertentu dan ngiler punya ya tungguin aja ada second yang SC (Shutter Count/ Berapa jumlah jepretnya) udah banyak jadi ntar banting harga.
Tapi tetep saja...SC bukan ukuran kualitas sebuah kamera. Cuman salah satu pertimbangan sih iya. 
Tapi namanya second ya siap resikonya, garansi habis, service juga mahal. Tapi buat belajar, no problem. Kalau pas dapet second yang bagus sih bagus, lha kalau salah periksa, trus dapet jelek? nasib bos...hehehe
Kalau mau aman ya beli new saja. Atau kalau mau campuran, ya Body Baru, lensa Second yang sesuai kebutuhan Anda.

5. Apa mereknya?
Merek yang menjadi favorit fotografer adalah Nikon, Canon dan Sony. Selain itu ada juga Olympus, Samsung, dll. Paling banyak penggunaanya hingga saat ini adalah Nikon dan Canon. Keuntungannya Anda memilih merek ini adalah Anda akan lebih mudah sharing teknik, hunting bareng, sampai kumpul komunitasnya. Selain itu, pinjem lensa, flash dll akan lebih enak.

6. Sudah siap efek sampingnya? ketagihan aksesoris
Efek samping memiliki DSLR kamera yang hampir terjadi pada semua orang adalah lensa dan asesoris lainnya. Selain itu, jika Anda tergolong minderan orangnya, maka bisa jadi Anda baru sebentar beli sudah pengen ganti tipe lainnya lagi padahal perbedaanya hanya sedikit.
Begitu juga saat ingin beli lensa, Baru beli beberapa saat , bahkan belum sempat mengoptimalkan hasilnya sudah ingin jual lensa dan beli lainnya lagi. Akhirnya, Budget Anda akan membengkak besar. Padaha taksiran awal Anda paling 6 Jutaan, bisa tembus 2 kali lipat lo...(kalau tidak bijak menyikapi efek samping ini.)
Selain lensa juga asesoris. Belum juga sempat maksimalkan kemampuan, sudah pengen punya tripod, remote shutter, dll. Nah, berapa banyak modalnya tuh..hehehe

7. Siap investasinya (waktu belajar + asah skilnya)
Jika Anda serius masuk dunia fotografi maka harus siap Investasinya. Banyak baca buku, sharing di group fotografi, kumpul bareng, hunting bareng, yang tentu tidak sedikit investasinya. Waktu juga akan banyak tersita karenanya. Makanya, hasil seni fotografi juga mahal..wong investasinya juga mahal... (*murah dan mahal itu relatif tapi ya..hehehe)
Punya kamera pro hasil pro, wajarlah
Punya Kamera Semipro hasil pro, top Gan!
Punya Kamera Entry Level hasil pro, Salut Bro..!
Punya Kamera standart hasil Pro...Angkat Topi, Salut Banget Bos..!
Intinya adalah Man behind the Gun...
Fotograferlah yang akhirya menentukan hasil sebuah karya.

Sampun

15 April 2016

Anda Penyuka Landscape Fotografi (Photo pemandangan) ? Persiapkan 17 Hal ini Biar Happy


Fotografi pemandangan (landscape photography) memang mengasikkan. Sudut sudut takjub ciptaaanNya bisa dibawa ke ruangan melalui media layar smartphone, laptop, maupun dicetak dengan berbagai media. Fotografi landscape bisa membawa kenyamanan, ketenangan, emosi, maupun "greget" ingin mengunjugi suatu tempat.

Namun, jika tanpa persiapan cukup, hasil jepretan kita bukannya luar biasa tapi sangat sangat amat biasa aja. Niatnya sih mengambil foto yang sebagus mungkin bahkan berusaha sepenuh kemampuan supaya bisa lebih baik dari gambar manapun yang pernah kita lihat. Tapi sewaktu eksekusi, hujan gede, baterai habis, pulsa habis, bingung pakai mode apa baiknya.

Nah kan, bukannya happy malah pusing. Habis itu ngelirik temen sebelah, lho..kok fotonya lebih kece badai daripada fotoku yang kaya habis diterjang badai? 

Tips ini saya olah dari hasil ngopi bareng dengan om Agung Wibowo yang akangrifan.net susun jadi 17 Tips Fotografi landscape yang cocok banget buat newbie seperti yang nulis...hehehe.

17 Hal yang penting dipersiapkan oleh seorang fotografer landscape

  1. Saat yang lebih baik untuk landscape adalah subuh sampai pagi maksimal jam 9-an, setelah itu jam 4 sore sampe malem. Kecuali Anda diluar negeri.
  2. Tiap-tiap jam menimbulkan tantangan sendiri. Setiap saat matahari bergeser, bayangan berubah, awan bergerak, angin, hujan, menciptakan sensasi yang berbeda.
  3. Oleh karena itu walau ada dua fotografer bersebelahan, dengan gear yang sama, exif yang sama, belum tentu fotonya sama. lagi-lagi feel atau fotografer vision berperan disini. 
  4. Sia-sia menjiplak exif. Apalagi kalau sudah di edit. Apalagi trus ngambeg..hahaha
  5. Yakinlah bahwa Anda akan selalu menemukan angle (sudut pandang) yang bagus dalam setiap kesempatan.
  6. Nggak usah sok gaya gayaan pake mode manual 'M' kalau belum benar benar familier. Pake mode Tv (S) atau Av (A) saja yang sangat memudahkan kita. Toh kita niatkan kan mau senang-senang bukan pusing-pusing.
  7. Lensa yang terbagus ditentukan dari filternya.....jadi eman-eman (sayang) beli lensa bagus tapi filter murahan. Kalau perlu pas motret lepas aja filternya. Feel Free lah...
  8. Jangan kapok untuk kembali ke tempat yang sama, angle, kondisi cuaca dan pengalamannya pasti berbeda.
  9. Belajar mengerti kemampuan gear masing-masing yang dimiliki/ dibawa dan cara untuk meningkatkan hasil walau dengan gear yang biasa biasa aja. Itu baru namanya luar biasa.
  10. Selalu datang sebelum kejadian.
  11. Selalu bawa tas kresek. Hujan dan kabut datang tiba-tiba.
  12. Selalu bawa hape dan charge penuh. Sudah tau kan buat apa?
  13. Selalu meninggalkan pesan ke orang-orang terdekat kalau kita pergi ke sebuah tempat. 
  14. Editing bukan hal yang tabu...sangat boleh dan sah. Tapi, pemandangan yang diedit apa-nya ?
  15. Lengkapi filter-filter Anda kalau mau hasilnya terlihat profesional. CPL, GND, ND, adalah basic. Tambahkan Bigstopper, Reverse Grad, Coral Grad, Sunset, Emerald, YellowBlue LB bila anda termasuk penggemar berat landscape. Note : masih banyak filter-filter lainnya. Yang penting mah CPL, GND, ND dulu prioritas.
  16. Pelajari  teknik HDR, BW, bila Anda senang. Match-kan gear Anda dan software yang anda pakai/ kuasai. Sesuaikan karakteristiknya. 
  17. Gunakan tripod. Tripod yang baik adalah sebagian dari asuransi jiwa 'Kamera dan lensa' Anda. Karena jika tripod oleng...jantung biasanya berdegub lebih kencang....hehehe 

14 April 2016

SC / Shutter Count) itu Bullshit ( Arbain Rambey - Fotografer Senior Kompas)


SC atau Shutter Count bisa menjadi sangat populer buat seorang DSLR user (pengguna). Hanya berbentuk deretan huruf tapi kadang membatalkan seorang calon pembeli kamera untuk melanjutkan transaksinya. Seberapa "bahayakah" SC? Nih akangrifan.net kutip kata-kata senior fotografer jurnalistik Kompas, Om Arbain Rambey.

1. Yang disebut SC adalah jumlah jepretan yang pernah dilakukan sebuah kamera, dan biasanya dipakai untuk mengukur umur kamera.
2. Saya (Arbain Rambey) menyebut SC itu omong kosong (bullshit) pengalaman mengelola ratusan kamera digital di Kompas sejak 1997.
3. SC dipakai untuk menghitung umur kamera karena hanya bagian itu yang bisa dihitung. TV? Radio? Mesin cuci? Gmna menghitugnya umurnya?.
4. Padahal, sebuah kamera akan mati oleh ribuan sebab, tak cuma oleh shutter. Dudukan baterai berkarat pun bikin kamera mati.
5. Shuttercount selalu di besarbesarkan karena hanya bagian itu yg bisa dimatematikakan.
6. Setara dengan SC adalah pengukur kilometer di dashboard mobil. Jumlah kilometer kecil = mobil bagus? Belum tentu bukan?.
7. Shutter kalo rusak/abis mudah di perbaiki. Padahal kerusakan kamera ada banyak yg sulit diatasi dan jauh lebih mahal.
8. Pengalaman saya di kompas, dari ratusan kamera yg digunakan gila-gilaan, hanya 1 persen yg rusak shutter duluan.
9. Orang terlalu risau pada shutter dan shuttercount karena mitos-mitos bodoh dan keliru
10. Bagi saya mitos-mitos shuttercount adalah mitos omong kosong atau bullhit
11. Shutercount/SC itu tidak bisa diramalkan. Kamera bisa jebol pada SC ke-1000000, bisa pula pada sc ke-10.
12. Jangan mikirin shutercount mulu ya, Lensa belasan juta juga bisa rusak dalam keadaan utuh tuh tuh.



nah, Mikir kan sekarang...

Kalau buat akangrifan.net SC itu nggak berpengaruh ke hasil. Tapi pengaruh kalau mau jual beli kamera. kenapa? ya tentu saja...SC bisa dipakai sebagai satu satunya alasan tawar menawar harga.

30 December 2015

Tips Foto Kembang Api Pergantian Tahun 2016 dan Inspirasi Objeknya.

Foto: Rudi Widayat

akangrifan.net - Memotret suasana pergantian tahun atau tahun baru identik dengan memotret kembang api. Meskipun tentu saja tak hanya kembang api saja yang bisa "dibungkus, dibawa pulang" sebagai kenangan atau sekedar buat seru-seruan dengan sesama penikmat fotografi. Upload instagram, facebook, twitter, atau blog pribadi Anda. Artikel ini saya tulis jelang pergantian tahun 2015 ke 2016 biar para newbie bisa saling berbagi resep fotografi tentang Tips Memotret Kembang Api Tahun Baru, atau buat yang nyari Inspirasi apa saja yang bisa dipotret saat momen tahun baru.

Oke, Tips Foto Kembang Api Pergantian Tahun 2016
1. Siapkan tripod, dan kalau bisa (lebih baik) survey tempat sasaran sambil dibayangkan sudut pengambilnnya dan kemungkinan halangannya apa saja supaya bisa diantisipasi.
2. Gunakan lensa yang sesuai karakter foto yang mau dihasilkan. Kalau mau close up tentu saja Tele, kalau mau cari dimensinya yang lebar tentu saja lensa wide. Lebih nyaman lagi kalau pakai wide zoom semacam 11-16mm, 10-12mm, 16-50mm, 17-50mm dll. Kalau tidak punya? Pakai Kit 18-55 saja. Semua terpenuhi dan tentu saja lebih menantang kreativitas.
3. Setting ISO antara 100-400
4. Setting di mode Time Priority/ Shutter Priority, setting sekitar 1-4 detik.
5. Usahakan tempatnya jangan terlalu berbaur karena umumnya terhalang dengan asap.
6. Perhatikan baik-baik situasi, sesaat setelah kembang api menyala, tekan tombol sutter / Gunakan Remote. Dan Anda tetap bebas ikutan teriak atau tepuk tangan sambil membiarkan kamera dan tripod bekerja.

Selanjutnya, Inspirasi Objek yang difoto saat tahun baru.
Kalau mau mainstream ya kembang api saja yang dipotret...hehehe..tapi lebih cool kalau lengkap dengan ikon daerah dimana Anda berdiri. Misalnya kembang api beserta Monumen, Kembang api dengan Gunung, Kembang api dilihat dari pantai. Trus ide lainnya? Trus kalau hujan?

Nah, jangan berkecil hati.
  1. Memotret seseorang berjalan sendiri atau payungan berdua dibawah hujan sedangkan disisi lain rata-rata bergerombol juga oke.
  2. Memotret anak kecil yang begitu ekspresif saat melihat kembang api juga boleh.
  3. Memotret para pemulung sampah yang seakan tak mengenal apa itu tahun baru, keren.
  4. Memotret petugas keamanan dibawah guyuran hujan dibawah lampu kota sedang mengatur lalu lintas bisa.
  5. Memotret teknik long eksposure lalu lalang orang dijalan , oke banget.
Banyak sekali objek yang bisa Anda jepret. Intinya asah ketajaman dan kepekaan Anda sebagai seorang fotografer atau sekedar hoby foto. Satu lagi, jangan gugup...hehehe


08 November 2015

Close Up: DJ Al Ghazali di Joyo Kusumo Pati 2015

Pati...Mana Suaranya....
 akangrifan.net. Ahmad Al Ghazali atau lebih akrab disapa Al adalah seorang DJ dan penyanyi Indonesia yang merupakan putra pertama dari musisi Dhani Ahmad Prasetyo dan Maia Estianty. Cowok bertinggi badan 173 cm dan lahir pada 1 September 1997selain DJ juga artis sinetron, Vokalis The Lucky Laki, juga bintang iklan dan brand ambasador beberapa produk. 


Kebetulan akangrifan.net punya kases untuk memotret dari dekat untuk dishare kepada fans nya Al..silakan girl's....
Add caption
Naik Panggung

Al And friend + Bupati Pati

Al Ghazali

Al Ghazali

Play Your Music



Cowok Strong....:D

Panas euy

Sukses...saatnya berpisah
Foto ini diambil oleh Rif'an Zaenal (Admin akangrifan.net) pada acara Pati Run Colour 2015 di Stadion Joyo Kusumo Pati 08/11/15.

Thank's Al For Coming....See U Next...


01 May 2015

CLOSE UP: PUTU GEDE JUNI ANTARA

Putu Gede JA (Akangrifan.net)
Putu Gede Juni Antara atau biasa dipanggil Putu, merupakan anak tunggal pasangan Made Raka-Ni Nyoman Suji . Lahir dan tumbuh di Bali, 7 Juni 1995. Putu lahir di Giayar, Bali. Putu mulai dikenal masyarakat luas setelah masuk skuad Garuda Muda asuhan Indra Syafri dengan posisi Defender/ Pemain Belakang/ Bek. Meskipun Bek, Putu merupakan pemain belakang bergaya modern. Tak jarang dia merangsek sampai pertahanan lawan kemudian berlari kembali ke posisinya.

Putu Gede memulai karir junior di SBB Putra Tresna dan Diklat Ragunan.
Karir Senior dimulai dari Persebaya Surabaya bersama evan dimas dkk.
Putu Gede Juni Antara (Akangrifan.net)
Ketika Putu diturunkan dalam laga persahabatan dengan PERSIPA Pati, AkangRifan.net berkesempatan memotretnya dari dekat. Berikut original foto (c) Rif'an Zaenal Ehwan (AkangRifan.net)

FP FB Putu : PUTU GEDE Juniantara
Twitter: PutuGedeJuniAntara
Twitter Official: PutuGedeJuniAntara2
Putu Gede JuniAntara (Akangrifan.net)

Salam Jepret
Akangrifan.net

16 August 2014

Memilih Kamera DSLR Tepat Untuk Pemula


Bagaimana memilih kamera DSLR untuk pemula / penghobby fotografi? Dalam video dari Mas Doddy Bening ini disampaikan beberapa pertimbangan seperti kenapa memilih DSLR? apa sih keunggulan kamera DSLR? kemudian dijelaskan pula merek DSLR apa yang sebaiknya dipilih sesuai lingkungan/ komunitas fotografi dimana Anda tinggal.


07 December 2013

Bagaimana cara Membaca Lensa Canon?

Bagi Anda yang  baru mengenal dunia fotografi seperti saya, kemudian hendak mencari lensa, biasanya mulai keliru menyebutkan nama lensa beserta focal range dan bukaan (aperturenya). Nah, untuk lensa Canon, berikut penjelasnannya.

Contoh :
EF 70-300mm f/4.5-5.6 L DO IS USM

EF = Untuk membedakan jenis lensa Canon ada 2 yaitu EF dan EF-S, kedua jenis lensa tersebut dibedakan oleh tipe mountingnya. lensa EF-S hanya digunakan untuk kamera DSLR Canon dengan sensor crop sedangkan lensa EF dapat digunakan untuk kemera bersensor Full Frame dan kamera yang bersensor Crop

70-300mm = Focal Range lensa, ini yang menentukan berapa panjang rentang lensa yang kamu miliki. tipe Focal Range ini terbagi 2 ada yang lensa variabel (Zoom) dan lensa Fix

f/ = Aperture Range dalam hal ini di lambangkan dengan huruf "f/" dalam Aperture lensa pun mempunyai 2 tipe yang berbeda fix dan variabel

L = pengkodean dengan huruf "L" yang diambil dari kata "Luxury" yang merupakan kode lensa kelas atas yang menggugulkan kualitas

DO = berasal dari singkatan Diffactive Optics, lensa ini mempunyai keunggulan memiliki deretan optik lensa yang ringkas sehingga mengurangi beban dari lensa. keungulan lain dari lensa ini dapat mengurangi Chromatic aberration yang disebabkan oleh deretan optik lens yang cukup banyak.

IS = Imange Stabilizer. teknologi ini tertanam di hampir semua lensa Canon. Sangat berguna mengurangi guncangan yang dihasilkan oleh getaran tangan ketika memotret.

USM = Ultrasonic Motor, dengan teknologi ini pencarian titik fokus menjadi sangat cepat dan memperhalus gesekan ring fokus ketik pencarian titik fokus.

dan satu lagi

STM = Stepping motor dengan teknologi ini membuat para pengguna kamera Canon EOS DSLR yang gemar membuat video semakin dimanjakan karena teknologi terbaru dari Canon Lens memiliki kemampuan mengurangi suara gesekan ring fokus saat pencarian titik fokus di mode auto fokus sehinga suara gesekan dari ring fokus tidak terekam masuk saat merekam video..

Nah, sudah sedikit lebih tahu kan?
Salam Kreatif