24 April 2016

Setting Kamera Khas Fotografer Jurnalis Ini, Resep Membuat Foto Mahal


Senior Fotografer Jurnalis Arbain rambey ketika diwawancarai di acara satu indonesia Net.TV saat Hari pers cukup membuat pandangan kita terbuka tentang apa itu fotografi jurnalistik. Terlebih jika kita memang memiliki passion foto jurnalistik dan kita masih awam.  Beberapa poin yang hendaknya Anda, fotografer jurnalistik atau calon fotografer jurnalistik hendaknya mengetahui.

Apa Syarat utama Fotografer Jurnalistik?
Syarat pertama kalau Anda ingin menjadi fotografer jurnalistik adalah harus seneng fotografi/ mencintai dunia fotografi. Karena kalau hanya sebagai tuntutan pekerjaan, bisa bisa Anda menjadi frustasi. Melihat mayat bergelimpangan, trabas hutan mengambil momen kebakaran hutan sangat membuat malas jika Anda tidak benar benar menyenangi fotografi.

Bagaimana dengan Makin Banyaknya Pesaing?
Persaingan antar sesama fotografer adalah bagaimana cara membuat foto yang Anda hasilkan menjadi spesial. Jawabannya sebenarnya ringan, sebagaimana semua orang bisa memijit tetapi mereka tidak takut kalah saing. Karena rasa dan banyak hal diluar teknis yang bisa membuat sebuah foto menjadi spesial bahkan sangat spesial.


Foto Jurnalistik Yang Baik itu Seperti Apa?
Foto Jurnalistik bukan sekedar menyampaikan informasi. Foto jurnalistik harus memberikan informasi dan memberikan sesuatu yang lebih., membuat orang senang, sedih, kagum, memberikan pengaruh.

Foto Yang Mahal Itu Yang Bagaimana? 
Foto mahal adalah foto yang hanya Anda yang dapat. Eksklusif dan langka. Misalnya foto bung tomo saat membakar semangat arek Surabaya dengan tangan kedepan dan telunjuknya mengarah kedepan adalah salah satu foto mahal.Foto menjadi sangat mahal karena hanya seorang fotografer itu saja yang dapat. Berbeda misalnya foto pejabat yang begitu bagus namun banyak orang yang mengabadikan. Itu hanya akan jadi foto yang biasa saja.

foto: wikipedia.com

Apa Setting Kamera untuk Jurnalis ?
Auto.  Ya Auto. Karena ada beberapa hal lain yang tidak bisa diauto yang harus lebih diperhatikan yaitu:
  1. Posisi dan Angel dari mana anda memotret
  2. Momen yang tepat
  3. Komposisi yang menarik

Jadi tak perlu malu menggunakan auto. Karena auto hanya soal metering. Terang dan gelap masih bisa dikoreksi. Tapi momen, komposisi dan angel tidak bisa dikoreksi.

Kemampuan lain  yang harus dimiliki selain Setting Kamera?
kemampuan membaca gambar. foto ini dan ini bagus mana? kalau misalnya ada kasus bom. apa yang kamu siapkan? gambar apa saja yang harus kamu dapatkan? feel ini yang harus selalu diasah.

Semoga menambah pengetahuan.
Salam jepret

Artikel Terkait

Setting Kamera Khas Fotografer Jurnalis Ini, Resep Membuat Foto Mahal
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Load Comments